
Bunia, 7 Mei 2025 – Pemerintah Desa Bunia menyelenggarakan pelatihan pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) yang berlangsung selama dua hari, sejak kemarin hingga hari ini, 7 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Bunia dan diikuti oleh perangkat desa serta perwakilan masyarakat setempat.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data dan informasi secara digital. Sistem Informasi Desa merupakan alat penting dalam mendukung transparansi pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, serta perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran.
Dalam kegiatan ini, hadir narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang membawakan materi tentang pentingnya digitalisasi data desa dan integrasi layanan pemerintahan berbasis teknologi. Selain itu, pelatihan juga menghadirkan pemateri dari CV Riski, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan barang dan jasa, yang memberikan pelatihan teknis mengenai penggunaan dan pemeliharaan sistem informasi desa.
Peserta pelatihan mendapatkan pembekalan mulai dari dasar-dasar pengelolaan sistem, input data kependudukan, hingga simulasi pelaporan berbasis sistem. Dengan pendekatan praktik langsung, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis para aparat desa dalam mengoperasikan sistem informasi secara mandiri dan berkelanjutan.
Kepala Desa Bunia, Rahmad Binolombangan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai pelatihan tersebut sangat bermanfaat dan merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi pelatihan ini karena sejalan dengan visi kami untuk menjadikan Desa Bunia sebagai desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Harapan kami, setelah pelatihan ini, aparat desa mampu menerapkan sistem informasi secara maksimal dalam pelayanan sehari-hari,” ujar Rahmad.
Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari peserta yang merasa pelatihan memberi wawasan baru serta keterampilan yang sangat berguna dalam menjalankan tugas mereka di lingkungan desa.